Menundukkan Pandangan: Membuat Kita Sibuk pada Hal yang Bermanfaat
Faidah
Nasehat Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
“….menundukkan pandangan membuat hati terfokus untuk berpikir mengenai kemaslahatan dan menyibukkan diri dengannya. Sedangkan mengumbar pandangan justru akan melupakansekaligus menghalangi hal ini . Urusan yang bersangkutan pun kacau balau karenanya. Ia terjatuhdalam kelalaian dari berdzikir kepada Rabb-Nya disebabkan selalu menuruti hawa nafsu.
Allah ta’ala berfirman,
وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا
“… Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.”
(Q.S. Al-Kahfi: 28).
Mengumbar pandangan menyebabkan terjadinya tiga perkara di atas sesuai dengan tingkatannya.” * * Jawaabul Kaafi (Ad-Daa`u wad Dawaa`), Ibnul Qayyim, Darul Kutub Al-Ilmiyah Beirut, hal: hal. 127. Beriut ini teksnya
انه يفرغ القلب للفكرة في مصالحه والاشتغال بها وإطلاق البصر يشتت عليه ذلك ويحول عليه بينه وبينها فتنفرط عليه أموره ويقع في اتباع هواه وفي الغفلة عن ذكر ربه قال تعالى لا تطع من أغفلتا قلبه عن ذكرنا واتبع هواه وكان أمره فرطا واطلاق النظر يوجب هذه الامور الثلثة بحبسه
Adapun terjemah, mengambil faidah dari edisi terjemah kitab di atas, terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’I, hal 416.
Faidah
Nasehat Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
“….menundukkan pandangan membuat hati terfokus untuk berpikir mengenai kemaslahatan dan menyibukkan diri dengannya. Sedangkan mengumbar pandangan justru akan melupakansekaligus menghalangi hal ini . Urusan yang bersangkutan pun kacau balau karenanya. Ia terjatuhdalam kelalaian dari berdzikir kepada Rabb-Nya disebabkan selalu menuruti hawa nafsu.
Allah ta’ala berfirman,
وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا
“… Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.”
(Q.S. Al-Kahfi: 28).
Mengumbar pandangan menyebabkan terjadinya tiga perkara di atas sesuai dengan tingkatannya.” * * Jawaabul Kaafi (Ad-Daa`u wad Dawaa`), Ibnul Qayyim, Darul Kutub Al-Ilmiyah Beirut, hal: hal. 127. Beriut ini teksnya
انه يفرغ القلب للفكرة في مصالحه والاشتغال بها وإطلاق البصر يشتت عليه ذلك ويحول عليه بينه وبينها فتنفرط عليه أموره ويقع في اتباع هواه وفي الغفلة عن ذكر ربه قال تعالى لا تطع من أغفلتا قلبه عن ذكرنا واتبع هواه وكان أمره فرطا واطلاق النظر يوجب هذه الامور الثلثة بحبسه
Adapun terjemah, mengambil faidah dari edisi terjemah kitab di atas, terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’I, hal 416.




0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.